Kamis, 12 Februari 2015

Siklus Perjalanan Sel Telur Sebelum Dibuahi

KOMPAS.com — Cara menghitung masa subur salah satunya adalah dengan mengenal perjalanan sel telur dalam tubuh. Ingin tahu lebih lanjut mengenai siklus sel telur sebelum dibuahi? Simak penjelasan dr Prima Progestian, SpOG, berikut ini.

Organ reproduksi perempuan menempuh beberapa proses yang berulang setiap bulan. Selang siklus haid dari satu bulan ke bulan lainnya, normalnya terjadi antara 21 dan 35 hari atau rata-rata sekitar 28 hari. Apabila siklus haid tidak teratur, penghitungan siklus masa subur tetap dapat dilakukan meski ketepatannya berkurang. Sebelum menghitung masa subur Anda, coba simak siklus perjalanan sel telur sebelum dibuahi.

1. Menstruasi
Penghitungan siklus haid dimulai dari hari pertama menstruasi dalam satu bulan. Pada fase ini, endometrium luruh dan keluar dalam bentuk darah haid. Haid umumnya terjadi selama 5–7 hari.

2. Pembentukan sel telur
Setelah haid usai, selaput lendir rahim (endometrium) mulai berkembang dan menebal untuk mempersiapkan sel telur yang akan dibuahi. Pada saat yang bersamaan, secara simultan sel telur mengalami perkembangan dan pematangan di indung telur.

3. Ovulasi
Pada hari ke-12 sejak haid hari pertama, indung telur membesar dan melepaskan sel telur yang telah matang. Ketika itulah, proses ovulasi terjadi. Setelah indung telur pecah, bekas cangkangnya membentuk hormon progesteron yang berfungsi untuk mempertahankan ketebalan selaput lendir rahim agar siap ditempeli embrio.

4. Bertemu sperma
Sel telur yang telah menempuh fase ovulasi tadi kemudian siap untuk bertemu sperma, dan terjadi proses penyatuan. Jika ia dibuahi, maka terjadi pembentukan embrio yang akan menempel di rahim dan berkembang. Sementara itu, jika sel telur yang siap dibuahi tidak bertemu dengan sperma, maka rahim yang menebal sebelumnya akan luruh kembali dalam bentuk darah haid.

Lalu, apa yang terjadi bila sperma masuk saat sel telur belum dilepaskan? Memang benar bahwa di luar masa subur, sperma akan sulit menembus rahim karena adanya gumpalan lendir yang menyumbat mulut rahim.

"Meski demikian, memang ada kemungkinan ada beberapa sel sperma yang berhasil 'menerobos' rahim dari sekian juta sel sperma itu. Akan tetapi, jika sperma masuk saat fase pembentukan sel telur, ia tak dapat membuahi. Sel telur belum matang dan belum ada yang dilepaskan sehingga ia akan berenang sendiri saja," papar Prima. (Nova/Annelis Brilian)

Rabu, 11 Februari 2015

Pola hidup sehat

DokterSehat.Com – Bagaimana cara menjalani pola hidup sehat yang benar pasti merupakan suatu pertanyaan yang sering anda tanyakan keberbagai nara sumber yang berhubungan dengan kesehatan bukan? Pertanyaan ini juga yang membuat setiap orang menjadi penasaran, bagaimana bisa menjadi sehat, jika pola hidupnya saja tidak sehat.
Sebenarnya pola hidup yang benar tidaklah susah akan tetapi juga tidaklah gampang, karena setiap mempunyai kondisi tubuh yang berbeda-beda, ada yang bergadang tiap hari, akan tetapi tidak mempengaruhi kesehatannya, akan tetapi ada yang bergadang hanya 1 hari langsung mengalami demam atau meriang. Hal ini disebabkan daya tahan seseorang yang berbeda-beda.
Agar bisa menjalani pola hidup yang sehat, kita harus mempunyai niat yang kuat, bila memiliki niat yang kuat maka yang harus dimiliki lagi adalah rasa kemauan yang kuat. Dengan adanya kemauan maka akan tercipta rasa kemampuan untuk bisa menjalani pola hidup yang sehat.
Berikut ini adalah langkah – langkah pola hidup sehat :
  1. Berolahraga
    Olahraga merupakan kegiatan yang mudah untuk dilakukan, tetapi juga ada banyak orang yang sering mengabaikannya. Padahal olahraga ini merupakan kegiatan yang bisa menyehatkan tubuh kita. Apabila kita berolahraga secara teratur, maka banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh kita seperti daya tahan tubuh meningkat, bisa menguatkan tulang-tulang, menurunkan lemak pada tubuh, mengurangi stress, menambah kebugaran tubuh dam masih banyak lagi.
  1. Menjaga pola makan
    Menjaga pola makanan yang harus makan tersebut memenuhi standart kesehatan. Untuk itu kita dianjurkan mengetahui tentang makanan-makanan yang penting untuk kesehatan tubuh kita. Pada umumnya, banyak orang sering tidak memperhatikan tentang hal ini. Banyak sekali makan yang bisa membahayakan bagi tubuh kita. Seperti makanan yang banyak mengandung pengawet, makanan junk food atau makanan cepat saji. Sebaiknya kita bisa mengatur pola makan kita seperti waktu-waktu yang baik untuk kita makan dan juga makan menyehatkan.
  1. Menciptakan lingkungan yang sehat
    Apabila kita ingin menikmati kesehatan yang sesungguhnya maka kita juga harus memperhatikan lingkungan kita yang harus kita jaga. Lingkungan yang perlu kita jaga adalah, air, tanah, udara, iklim, tumbuhan dan lain sebagainya. Apabila kita hidup dilingkungan yang tidak baik seperti berkumpul dengan orang yang perokok, lingkungan yang penuh dengan sampah, banyak terkena asap mobil dan lain-lain. Dengan lingkungan yang tidak baik, juga akan bisa memicu kesehatan kita.
  1. Istirahat yang cukup
    Banyak sekali yang mempunyai aktivitas yang banyak yang terkadang lupa dan tidak menghiraukan waktu istirahat kita. Bila kita mempunyai pola tidur yang berantakan seperti tidur yang terlalu larut malam dan harus bangun pagi-pagi untuk bekerja. Padahal apabila kurang istirahat dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi. Sebaiknya apabila istirahat kerja di siang hari paling tidak kita bisa tidur sejenak selama 20 menit agar pikiran kita bisa segar kembali. Tetapi kita harus bisa menata pola tidur kita yang baik supaya tidur bisa tepat waktu dan juga kan menyehatkan tubuh kita. 
  2.  
    10 Petunjuk Pola Hidup Sehat
     

    KLIKDOKTER.COM - Gaya hidup saat ini , khususnya di kota-kota besar, sangatlah padat dan akhirnya kita jarang sekali memiliki waktu untuk merawat diri kita sendiri. Oleh sebab itu, saat ini di Indonesia terjadi peningkatan jumlah penyakit tidak menular, yaitu penyakit yang timbul akibat gaya hidup yang tidak sehat, seperti kencing manis/diabetes, penyakit jantung koroner, dan stroke. Untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit tersebut di atas, Prof. Dr. dr. Askandar Tjokroprawiro, SpPD, K-EMD memberikan pedoman yang ia sebut sebagai “Sepuluh Petunjuk Pola Hidup Sehat”.
    Beliau menyingkat pedoman ini menjadi GULOH SISAR dengan harapan mudah diingat oleh setiap orang. GULOH SISAR ini mencakup:
    1. Gula: kurangi konsumsi gula dalam asupan sehari-hari, khusus bagi penderita kencing manis pantangi gula.
    2. Urat: untuk mengontrol kadar asam urat, batasilah asupan jeroan, alkohol, ikan sarden, burung dara, unggas lainnya, kaldu, emping dan tape.
    3. Lemak : untuk mengontrol asupan lemak, batasilah telur, keju, kepiting, udang, kerang, cumi, susu dan santan.
    4. Obesitas: hindarilah terjadinya peningkatan berat badan berlebih, usahakan berat badan ada di kadar ideal dan jangan sampai terjadi obesitas (Indeks Massa Tubuh >25). Indeks Massa Tubuh dapat dihitung dengan rumus berat badan dibagi tinggi badan dalam meter yang dikuadratkan (kg/m2). Lingkar pinggang juga sebaiknya dijaga supaya risiko penyakit metabolik tidak menigkat. Untuk perempuan sebaiknya di bawah 80 cm, sedangkan untuk laki-lai di bawah 90 cm.
    5. Hipertensi: kontrol tekanan darah, hindari terjadinya tekanan darah tinggi, dan bagi penderita tekanan darah tinggi batasilah asupan garam, ikan asin, dan asinan.
    6. Rokok: hindarilah paparan terhadap asap rokok dan apabila Anda perokok, segera stop merokok.
    7. Inaktivitas: hindari terjadinya inaktivitas, rutinkan olahraga setiap hari. Usahakan setiap hari jalan kaki minimal 3 km.
    8. Stres: kontrol kadar stres Anda. Usahakan tidur minimal 6 jam sehari.
    9. Alkohol: hindari minum alkohol.
    10. Regular Check Up: biasakan kontrol fungsi tubuh secara teratur dengan melakukan cek kesehatan dan konsultasi tenaga kesehatan secara rutin, terutama apabila Anda suadah berumur di atas 40 tahun. Biasakan kontrol kesehatan setiap 12 bulan sekali.
    Selain sepuluh pedoman di atas, beliau juga menganjurkan meningkatkan asupan yang kaya antioksidan sehingga dapat memerangi efek radikal bebas dalam tubuh. Jenis makanan tersebut di antaranya, adalah:
    1. Buncis. Jangan lagi singkirkan warna hijau dari piring Anda, dan mulai konsumsilah buncis.
    2. Bawang putih. Bumbu masakan yang baunya khas ini sangat berguna bagi kesehatan dan juga dapat meningkatkan imunitas tubuh.
    3. Teh hijau. Minuman yang populer di negeri Sakura ini memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan paling baik dikonsumsi tanpa gula tentunya.
    4. Merica. Selain mengandung antioksidan yang tinggi, merica juga mengandung mineral tinggi seperti zat besi.
    5. Tomat. Dengan kandungan vitamin C dan vitamin A yang tinggi, tomat menjadi salah satu pilihan makanan paling sehat.
    6. Kacang-kacangan. Kita dianjurkan mengkonsumsi kacang-kacangan sebanyak 1 mangkok per hari. Akan tetapi, hindarilah kacang-kacangan yang digoreng dan pilihlah kacang yang dipanggang atau direbus.
    7. Wortel. Meskipun tidak terbukti mengurangi mata minus, akan tetapi mengkonsumsi vitamin A tinggi yang terdapat pada wortel akan membantu menjaga kesehatan kita.
    8. Pepaya. Buah ini merupakan sumber serat dan nutrisi yang baik, yaitu vitamin A, vitamin C dan folat.
    9. Jeruk. Sebagai sumber vitamin C tinggi, jeruk sebaiknya menjadi bagian dari asupan makanan kita sehari-hari.
    10. Kurma. Buah ini terkenal saat bulan Ramadhan, tetapi sebenarnya juga baik dikonsumsi sehari-hari.
    11. Apel. Buah yang tinggi vitamin A ini sebenarnya paling baik dikonsumsi dengan kulitnya.
    12. Brokoli. Sayuran hijau ini selain tinggi anti oksidan juga tinggi kadar kalsiumnya.
    13. Kubis. Sayuran ini merupakan sumber serat yang tinggi dan juga tinggi beta karoten.
    Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](SH)


    Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[]

Kamis, 29 Januari 2015

BPJS KESEHATAN: Merepotkan, Waktu Pasien Habis Untuk Antre





Bisnis.com, TEMANGGUNG— Peserta Jaminan Kesehatan Nasional menyayangkan poliklinik VIP Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Temanggung tidak lagi melayani peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Seorang pasien Ahmad di Temanggung, Selasa (27/1/2015), mengatakan mulai Januari 2015 peserta BPJS tidak lagi bisa dilayani di poliklinik VIP dan hanya bisa di poliklinik umum.
SIMAK: 10 Risiko Kesehatan Melewatkan Waktu Makan
Dikatakan, agar mendapat pelayanan di poliklinik VIP diperlakukan sebagai pasien umum atau harus membayar jasa periksa maupun obatnya.

"Sebelumnya di poliklinik VIP, saya hanya membayar jasa dokter tetapi untuk obat masih ditanggung asuransi," kata pensiunan PNS tersebut.

Dikatakan, berobat di poliklinik umum bagi orangtua dan pasien sakit serius cukup merepotkan, karena butuh tenaga ekstra dan waktu habis untuk antre. Mulai dari antre pendaftaran, periksa dokter hingga pengambilan obat di apotek, paling tidak butuh waktu tujuh jam untuk berobat di RSUD.

"Pelayanan di poliklinik VIP paling lama satu jam. Sebenarnya tidak masalah ada tambahan untuk jasa dokter asal obat ditanggung asuransi," katanya.

Pasien lainnya, Hananto mengatakan poliklinik umum RSUD kini semakin padat karena pasian yang sebelumnya di poliklinik VIP pindah ke poliklinik umum sehingga antrean semakin lama.

"Lebih baik poliklinik VIP tetap melayani peserta BPJS kesehatan, meskipun harus menambah biaya," katanya.
Surat Edaran

Direktur RSUD Kabupaten Temanggung Artiyono mengatakan terhitung sejak Januari 2015 poliklinik VIP tidak lagi melayani peserta BPJS Kesehatan. Hal ini berdasarkan surat edaran yang diterima pada akhir tahun lalu. Peserta BPJS hanya dilayani di poliklinik umum.

"Sebenarnya tidak masalah bila peserta asuransi dilayani di poliklinik VIP. Tetapi bagaimanapun kami harus mematuhi aturan," katanya.

Dia menuturkan akan melayangkan surat keberatan kepada Menteri Kesehatan agar mengubah aturan sehingga peserta BPJS kesehatan tetap dapat dilayani di poliklinik VIP dengan pertimbangan kemanusiaan, yakni pasien orangtua, mereka yang sakit serius atau usai opname bisa dilayani dengan cepat dan baik.

Kepala Kantor Layanan Operasional BPJS Kabupaten Temanggung Nur Khusaeni mengatakan berdasar Peraturan Menteri Kesehatan yang baru tidak ada pelayanan peserta BPJS kesehatan di poliklinik VIP, jadi peserta hanya berobat di poliklinik umum.

"Jika memang ada protes dengan kebijakan tersebut nanti akan dilaporkan ke Kementerian Kesehatan," katanya. (Bisnis.com)

Rabu, 28 Januari 2015

Industri Jamu Bersiap Diri untuk MEA

Senin, 01 Desember 2014 , 07:10:00




SURABAYA - Industri jamu Indonesia tidak gentar menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Sebagai negara yang memiliki kekayaan alam yang sangat beragam, Indonesia punya potensi dalam industri minuman herbal.

"MEA tidak masalah karena saat ini sudah banyak produk kita yang mampu bersaing dengan produk dari luar negeri. Apalagi Indonesia adalah negara terbesar kedua penghasil tanaman obat. Jadi tidak perlu ragu," kata Direktur PT Jamu Iboe Jaya Stephen Walla.
Sikap percaya diri ini didukung oleh program CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) dari pemerintah. Program yang mendukung standardisasi produk herbal ini akan meningkatkan daya saing industri jamu dalam negeri dengan industri serupa dari luar negeri.
"Justru dengan MEA ini akan lebih besar kesempatan untuk memperbesar pasar ekspor kita," lanjutnya.
Namun, Stephen mengakui, tidak semua produsen jamu di Indonesia siap menghadapi pasar bebas MEA. Masih ada sebagian produsen yang belum siap baik secara kualitas maupun kuantitas produk. Selain itu juga terhambat faktor belum tersertifikasi CPOTB.
Soal tenaga kerja, Stephen mengatakan, ada kemungkinan industri jamu dalam negeri akan mempekerjakan warga asing. Misalnya untuk pengolahan, serta penelitian dan pengembangan. Contohnya mengombinasikan tanaman obat Indonesia dengan tanaman obat luar.
Selain itu tenaga kerja asing juga dibutuhkan untuk menangani pasar ekspor, karena warga asing terkadang lebih tahu tentang pasar, kebiasaan dan budaya konsumen di luar negeri.
Beberapa strategi yang dilakukan untuk lebih memasarkan jamu misalnya dengan membidik generasi muda untuk meminum jamu. Hal ini dilakukan misalnya dengan memproduksi jamu yang dekat dengan gaya hidup anak muda, namun esensi herbal dari jamu itu sendiri tidak hilang.
Salah satu kendala yang dihadapi produsen saat ini yaitu produk ilegal dan MLM (multilevel marketing) yang berfokus pada produk untuk kesehatan.
"Jamu ilegal  harus diatasi oleh pemerintah, harus sering-sering dirazia. Kalau produk MLM memang menjadi competitor kita, tapi saya yakin mereka sudah punya pangsa pasar sendiri," ujarnya.
Terkait penerapan pasar bebas MEA, Jamu Iboe akan meningkatkan target omzet sekitar 20 persen sampai 25 persen. Tahun depan Jamu Iboe ini juga akan menambah investasinya untuk memperbanyak varian produk. (rin)
 sumber:jpnn.com

Rabu, 16 April 2014

5 Makanan ini bantu wujudkan gigi kuat dan sehat

Merdeka.com - Perawatan gigi tidak hanya terbatas pada menyikat gigi, flossing, dan berkumur. Makanan yang Anda konsumsi juga mampu memberikan kontribusi yang baik untuk kesehatan gigi Anda.

Cobalah mengonsumsi beberapa makanan sehat ini agar gigi Anda tetap kuat dan sehat.

Susu
Susu merupakan sumber kalsium, fosfat, dan vitamin D yang baik. Semua nutrisi ini berkontribusi dalam mewujudkan gigi yang sehat dan kuat. Sebab minum susu setiap hari dapat memperkuat dan memperbaiki enamel gigi Anda.

Teh hijau
Teh hijau mengandung katekin. Katekin adalah senyawa alami yang baik untuk melawan peradangan dan membantu mengendalikan infeksi bakteri di gigi. Bahkan sebuah penelitian juga menemukan bahwa mereka yang sering minum teh hijau akan memiliki lebih sedikit masalah yang berkaitan dengan gigi di kemudian hari.

Kacang-kacangan dan biji-bijian
Kedua makanan tersebut tidak hanya kaya akan protein namun juga mikronutrien seperti kalsium, fosfor, magnesium, dan seng. Kalsium merupakan salah satu nutrisi yang baik untuk remineralisasi gigi Anda.

Apel
Ketika Anda mengonsumsi apel, maka akan terjadi peningkatan air liur di dalam mulut Anda. Air liur ini mampu mencegah gigi berlubang sebab air liur akan membersihkan seluruh bakteri merugikan yang ada di dalam mulut Anda.

Cokelat hitam
Cokelat hitam terdiri dari kakao yang mengandung tannin. Tannin membantu mencegah kerusakan enamel gigi, mengurangi pembentukan plak gigi, dan meningkatkan sirkulasi darah di gusi. Sehingga mengunyah cokelat hitam baik untuk meningkatkan kesehatan gigi Anda.

Itulah beberapa contoh makanan sehat yang membantu Anda dalam meningkatkan kesehatan dan kekuatan gigi. Selamat mencoba mempraktikkan tips sehat di atas.

Minggu, 23 Maret 2014

BPJS Tak Lagi Ikut dalam Penyediaan Obat


KOMPAS.com -
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebagai penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak lagi ikut serta dalam tata laksana penyediaan obat untuk peserta asuransi sosial tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan pelaksanaan asuransi sebelumnya, misal ASKES, yang menempatkan PT. ASKES sebagai penyedia dan penanggung jawab obat.
 
"Masalah obat saat ini diserahkan sepenuhnya pada rumah sakit. Rumah sakit yang menentukan terpenuhinya kebutuhan obat pasien dengan menggunakan standar formularium nasional (fornas)," ujar Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan, Fajriadinur, dalam temu media yang membahas tata laksana pelayanan obat pada Rabu (26/2/2014) kemarin. 
 
BPJS dalam era JKN hanya bertanggung jawab pada pemenuhan klaim yang diajukan fasilitas kesehatan. Klaim diajukan berdasarkan ketersediaan dalam fornas, dengan harga berdasarkan e-katalog dan Daftar Penyediaan Harga Obat (DPHO) 2013. Fornas dan DPHO ditentukan Kementerian Kesehatan RI. Penyedia obat melakukan tender dan menjalin kerja sama dengan Kementrian Kesehatan RI.
 
Pengaturan ini berbeda dengan berbagai bentuk asuransi terdahulu. Sebelumnya PT. ASKES bertanggung jawab melakukan kerja sama dengan produsen obat. Selanjutnya,instalasi farmasi layanan kesehatan yang bekerja sama dengan ASKES mendapat distribusi obat. Instalasi farmasi kemudian bisa mengambil untung dari penjualan obat.
 
"Dengan kondisi ini, maka kondisi internal rumah sakit menentukan ketersediaan obat. Rumah sakit harus memiliki manajemen berkualitas sehingga memiliki cash flow yang baik. Cash flow inilah yang menentukan ketersediaan obat, terlebih pada masa transisi, seperti saat ini, dengan jumlah peserta selalu meningkat," kata Fajriadi.
 
Sementara untuk puskesmas penyediaan obat diatur instalasi farmasi yang ada di kabupaten atau kota. Instalasi inilah yang kemudian mendistribusikan obat pada tiap puskesmas, sesuai klaim yang diajukan secara periodik. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan primer lain, misalnya klinik atau dokter praktik berjejaring, obat akan langsung didistribusikan pada instalasi farmasi.
 
"Untuk puskemas pemerintah daerah biasanya membantu ketersediaan obat melalui APBD atau Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal ini tentu membantu kapitasi layanan primer.Besarnya berbeda pada tiap daerah," kata Direktur Pelayanan Kefarmasian, Kementerian Kesehatan RI, Bayu Teja Muliawan.
 
Menurut Bayu, ketersediaan obat di instalasi farmasi kabupaten dan kota sudah mencapai 93 persen. Hal ini mengindikasikan masyarakat tidak perlu khawatir pada pemenuhan kebutuhan obat di fasilitas kesehatan primer. Pemenuhan obat biasanya hanya menghabiskan 30-40 persen total kapitasi, sehingga puskesmas tidak perlu khawatir pada besaran sisa yang digunakan untuk keperluan lain.
 
Menurut Fajriadi walau tak lagi mengurusi ketersediaan, BPJS tetap memantu tata laksana penyediaan obat di masyarakat. Apalagi komponen obat tergabung dalam besaran tarif INA-CBG's maupun kapitasi.
 
"Kalau masyarakat menemukan keluhan bisa dikirim ke keluhan.obat@bpjs-kesehatan.go.id. Sama seperti masalah lain dalam pelaksanaan JKN, ketersediaan obat juga memerlukan pantauan bersama," jelas Fajriadi.

Pasien Lebih Suka Pelayanan JKN Cepat Bukan Mewah

KOMPAS.com - Pasien lebih menyukai pelayanan cepat dibandingkan menerima fasilitas serba mewah. Rumah sakit yang mampu melayani secepat mungkin dengan berbagai fasilitas pembayaran lebih berkenan di hati masyarakat.

  Hal ini diungkapkan Direktur Rumah Sakit An-Nisa, Bandung, Ediansyah, berdasarkan hasil survei pada pasien rumah sakit.

"Sebanyak 98 persen pasien kami merasa puas pada pelayanan diberikan. Kepuasan ini merupakan hasil dari pelayanan sedini dan setepat mungkin tanpa perlu fasilitas mewah," ujarnya pada temu media pelayanan fasilitas kesehatan di era JKN, di Jakarta.  
Tak hanya menjaga kepuasan pasien, ketepatan pelayanan ternyata juga menjadi kunci keberhasilan RS An-Nisa dalam menjaga aliran dana di era JKN. Penanganan ini tidak berubah meski sebelumnya RS An-Nisa menerima pasien peserta Jamsostek.
 
Menurut Ediansyah, pasien JKN bahkan meningkat tiap bulannya. Pasien rawat inap meningkat dari 80 hingga 120. Bahkan tak jarang An-Nisa mengeluarkan kasur tambahan untuk menangani banyaknya pasien.

"Sebagai rumah sakit tipe C, fasilitas kami tentu banyak dikunjungi pasien dengan JKN. Dengan kenyataan ini, maka seluruh komponen rumah sakit sudah bersiap sejak Maret 2013," kata Ediansyah.
 
Merespons penambahan pasien JKN, rumah sakit pun menyiapkan pedoman pengobatan. Diawali dengan merangkum kondisi pasien kemudian bertanya pada dokter yang bertugas tindakan apa saja yang kerap dipraktekkan. Berbagai tindakan tersebut kemudian dilihat garis besarnya. Hasilnya, diperoleh panduan pengobatan suatu penyakit di rumah sakit.

Panduan pengobatan diambil berdasarkan tindakan atau obat yang paling efektif dan murah. Pedoman ini kemudian dijalankan pada semua pasien yang mengalami diagnosis serupa sehingga memperoleh tindakan dan pengobatan yang sama.
 
Pedoman ini memungkinkan pasien menerima pengobatan yang murah tanpa mengabaikan mutu. Dengan pedoman yang sama pasien tidak perlu antre lama pada satu dokter yang dinilai manjur, sehingga penanganan bisa diberikan lebih cepat. Pedoman juga disusun bila pasien harus menerima terapi tambahan dalam pengobatannya.

"Bila mampu mengelola, JKN tidak akan merugikan rumah sakit maupun pasien. JKN justru memungkinkan pasien memperoleh pengobatan yang baik tanpa harus mewah. Pada akhirnya kepuasan menjadi milik pasien dan rumah sakit," kata Ediansyah.